Pada tanggal 13 Januari dilaksanakan simulasi Asut Gelap di GISTET Saguling. Direncanakan dilakukan Black Start Generator Unit 4 PLTA Saguling, tegangan dari Generator Unit 4 disalurkan menuju Trafo MTR 2 diteruskan ke GISTET Saguling Menuju Busbar A Kemudian disalurkan GITET Bandung Selatan lewat penghantar Bandung Selatan 2.
Sabtu, 13 Januari 2018
Jumat, 24 November 2017
WIRING CONTROL CLOSE DAN OPEN PERALATAN DS/ES MITSUBISHI
kali ini saya ingin share mengenai wiring control daripada peralatan DS/ES merk mitsubishi. Saya hanya menggambar ulang wiring yang sudah ada di asbuilt drawing, karena gambar aslinya keliatannya sudah mulai mengalami kerusakan sehingga saya berinisiatif untuk menggambar ulang agar gambar wiring tidak hilang dan dapat dilihat sewaktu dibutuhkan. Bisa dilihat pada gambar wiring Ini merupakan wiring control untuk Close dan Open peralatan DS/ES.
Dibawah ini adalah gambar fisik Box DS/ES beserta tata letak penempatan peralatan/komponen yang digunakan didalam sistem control close dan open DS/ES.
AIR COMPRESSOR UNIT 1 DAN UNIT 2
Kompresor udara adalah mesin atau alat mekanik yang berfungsi untuk
meningkatkan tekanan atau memampatkan udara. Kompresor udara di GISTET Saguling
menggunakan motor listrik 3phasa sebagai tenaga
penggeraknya.
GISTET Saguling memiliki 2 buah Unit compressor yang setiap unit menggunakan 2 buah motor listrik 3 phasa yang berfungsi untuk megoperasikan pompa kompresi udara (penggerak mula).
Selasa, 17 Oktober 2017

PENGUJIAN DI DIAMETER 3
Ada beberapa pengujian yang dilakukan setelah dilakukan penggantian part-part di diameter 3
untuk data hasil pengujian overhaul diameter 3 klik disini
Senin, 02 Oktober 2017
GAGAL TRIP SETELAH GANTI TRIPPING COIL DI PMT 7B3 T
Jumat, 08 September 2017
OVERHAUL DIAMETER 3 DI GITET SAGULING
Pekerjaan pemeliharaan GIS
525kV Saguling (diameter 3) akan dilakukan dengan cara “perbaikan”, “pemeliharaan”,
pada sebagian suku cadang dari GIS.
Kamis, 07 September 2017
Minggu, 03 September 2017
PENJUMPERAN PHT. BANDUNG SELATAN 2 - CIRATA 2 DALAM RANGKA OVERHAUL D.3
Tanggal 02 september 2017 saat pagi hari sekitar jam 05.10 WIB saya dan rekan-rekan yang lainnya sudah siap-siap untuk melaksanakan manuver pembebasan Busbar B dan pembebasan penghantar arah Cirata 2 dalam rangka untuk melepaskan line dropper arah busbar B dan line dropper arah penghantar Cirata 2.
05.37 PMT 7B5 # 06.27 PMS Tanah Cirata 2 189E-32L //
05.40 PMS 7B5.1 # 06.30 PMS Tanah Busbar B 189E-11B //
05.40 PMS 7B5.2 # 06.37 PMS Tanah Busbar B 189E-21B //
05.45 PMT 7B1 # 06.39 PMS Tanah Busbar B 189E-31B //
05.46 PMT 7B2 # 06.44 PMS Tanah Busbar B 189E-41B //
05.46 PMT 7B4 # 06.49 PMS Tanah Busbar B 189E-51B //
05.47 PMS 7B4.1 #
05.47 PMS 7B4.2 #
05.49 PMS 7B2.1 #
05.49 PMS 7B2.2 #
05.59 PMS 7B1.1 #
05.59 PMS 7B1.2 #
06.04 PMT 7AB3 #
06.06 PMT 7B3 #
06.10 PMS 7B3.1 #
06.10 PMS 7B3.2 #
06.10 PMS 7AB3.1 #
06.10 PMS 7AB3.2 #
Setelah busbar B dan penghantar Cirata 2 dinyatakan bebas tegangan maka selanjutnya dilaksanakan safety briefing dimana pengawas manuver menjelaskan mengenai kondisi sistem saat itu, pengawas pekerjaan menjelaskan tentang teknis pekerjaan yang akan dikerjakan, pengawas K3 menjelaskan tentang keamanan saat bekerja, dilanjutkan berdoa dan melakukan yel-yel. selanjutnya dilakukan pemasangan grounding lokal dan dilanjutkan pelepasan line dropper dimulai oleh pihak vendor ( PT.Cipta mandiri dan pihak Suryana ) dimana pelaksanaan pekerjaan dikerjakan secara paralel, ada yang bekerja melepaskan line dropper di sisi busbar B oleh pihak PT.CM dan ada yang bekerja melepaskan line dropper di sisi penghantar Cirata 2 eleh pihak suryana.
Dengan memanfaatkan scafolding dan bantuan personel lift punya bandung selatan maka pekerjaan pelepasan line dropper menjadi lebih cepat selesai. Pukul 11.10 WIB pelepasan line dropper arah busbar B dan line dropper penghantar cirata 2 di diameter 3 sudah selesai dilaksanakan.
Gambar. personil akan melepas klem line dropper arah Busbar B
Gambar. personil melepas klem line dropper arah Penghantar Cirata 2
Setelah pelepasan line dropper arah busbar B dan pelepasan line dropper arah penghantar Cirata 2 selesai dilaksanakan, maka dilanjutkan penormalan Busbar B.
Langkah - langkah penormalan busbar B yaitu:
11.25 PMS Tanah Busbar B 189E-51B #
11.32 PMS Tanah Busbar B 189E-41B #
11.33 PMS Tanah Busbar B 189E-31B #
11.34 PMS Tanah Busbar B 189E-21B #
11.36 PMS Tanah Busbar B 189E-11B #
11.45 PMS 7B1.1 //
11.46 PMS 7B1.2 //
11.47 PMS 7B2.1 //
11.51 PMS 7B2.2 //
11.53 PMS 7B4.1 //
11.53 PMS 7B4.2 //
11.55 PMS 7B5.2 //
11.58 PMS 7B5.1 //
12.00 PMT 7B4 //
12.01 PMT 7B2 //
12.02 PMT 7B1 //
12.22 PMT 7B5 //
dikarenakan pekerjaan pelepasan line dropper arah busbar B dan line dropper arah pht cirata 2 lebih cepat dari waktu yang direncanakan maka dilanjutkan manuver pembebasan busbar A dan penghantar Bandung Selatan 2 dalam rangka pekerjaan melepaskan line dropper arah busbar A dan line dropper penghantar bandung selatan 2 di Diameter 3. Adapun langkah-langkah manuver yaitu :
Langkah - langkah penormalan busbar B yaitu:
11.25 PMS Tanah Busbar B 189E-51B #
11.32 PMS Tanah Busbar B 189E-41B #
11.33 PMS Tanah Busbar B 189E-31B #
11.34 PMS Tanah Busbar B 189E-21B #
11.36 PMS Tanah Busbar B 189E-11B #
11.45 PMS 7B1.1 //
11.46 PMS 7B1.2 //
11.47 PMS 7B2.1 //
11.51 PMS 7B2.2 //
11.53 PMS 7B4.1 //
11.53 PMS 7B4.2 //
11.55 PMS 7B5.2 //
11.58 PMS 7B5.1 //
12.00 PMT 7B4 //
12.01 PMT 7B2 //
12.02 PMT 7B1 //
12.22 PMT 7B5 //
dikarenakan pekerjaan pelepasan line dropper arah busbar B dan line dropper arah pht cirata 2 lebih cepat dari waktu yang direncanakan maka dilanjutkan manuver pembebasan busbar A dan penghantar Bandung Selatan 2 dalam rangka pekerjaan melepaskan line dropper arah busbar A dan line dropper penghantar bandung selatan 2 di Diameter 3. Adapun langkah-langkah manuver yaitu :
Setelah busbar A dan penghantar bandung selatan 2 dinyatakan bebas tegangan maka dilanjutkan pekerjaan melepaskan line dropper arah busbar A oleh PT.CM dan pelepasan line dropper penghantar bandung selatan 2 di Diameter 3 oleh pihak suryana.
Gambar. pelepasan line dropper arah busbar A dan pht. bandung selatan 2
Langkah-langkah penormalan busbar A :
Gambar. setelah pemasangan jumper pht. Bandung Selatan 2 - pht. Cirata 2
Foto Dokumentasi :
Gambar. Klem busbar B arah Bushing Diameter 3
Gambar. Klem bushing arah Bushing Diameter 3
Gambar. Klem arah penghantar Cirata 2 / bandung selatan 2
Pemasangan scafolding untuk pelepasan line dropper
Gambar. pelepasan Klem bushing dengan bantuan personel lift
Gambar. perakitan konduktor baru yang akan digunakan sebagai jumper
Gambar. pelepasan Klem busbar B





























